bisnis online

http://sehat-cantik-info.blogspot.com/

Kamis, 11 April 2013

SUSTAINABILITY BISNIS ONLLINE.

ADAKAH BISNIS ONLINE YANG TERJAMIN SUSTAINABILITYNYA ? JAWABANNYA :"TIDAK" Tidak ada BO dengan alasan apapun yang menjamin keselamatan uang membernya jika dia bangkrut, mungkin kita masih bisa melakukan klaim atas dana yang sempat kita investasikan, tapi tidak untuk ganti rugi seluruh aset yang kita punya di bisnis itu. SCAM dapat diartikan sebagai penipuan internet. Pada awalnya sebuah program menawarkan sesuatu yang menguntungkan, akan tetapi pada akhirnya program itu hilang dari akses internet bersama uang yang anda bayarkan untuk mendapatkan keuntungan yang dijanjikan. Jadi, scam itu murni sebuah penipuan (FRAUD). Kebangkrutan suatu bisnis tidak masuk dalam scam, kebangkrutan atau collaps lebih kepada tidak berjalannya bisnis karena profit yang bisa dihasilkan tidak mampu lagi membayar profit sharing yang ditetapkan. Tapi tentu saja, kebangkrutan dalam bisnis online hampir tidak pernah kita dengar, karena mereka akan tiba-tiba hilang begitu saja dari akses internet. Jika mereka memiliki kantor, hanya member / nasabah yang dekat saja yang bisa melakukan klaim / gugatan secara langsung. APA ITU SKEMA PONZI ? Ponzi sebenarnya adalah nama seorang kelahiran Italia, Carlo Pierto Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi yang lahir pada tahun 1882 dan kemudian dikenal sebagai Charles Ponzi. Pada tahun 1920, Charles Ponzi membuat skema bisnis yang menghimpun para investor dengan menjanjikan profit (keuntungan bersih) sebesar 45% perbulan atau 100% dalam waktu 90 hari. Dengan modus investor membeli sebuah kupon potongan harga biaya balasan surat pos luar negeri yang dibeli dengan harga dalam negeri Amerika (tentu selisih harganya memang cukup jauh). Belakangan diketahui bahwa Ponzi membayar keuntungan nasabahnya dengan investasi yang telah dibayarkan oleh nasabah lainnya. Dengan kata lain, Ponzi tidak memutar uangnya pada bisnis real yang dia sebutkan sebagai kupon potongan harga balasan surat post luar negeri, karena sebenarnya bisnis seperti itu illegal di dalam hukum perdagangan Amerika (baca arbritase). Akhirnya usaha Ponzi menghentikan pembayaran profit nasabahnya saat nasabah baru tetap dibiarkan membeli produknya, sedangkan kupon yang harusnya didistribusikan untuk mendapatkan keuntungan yang nyata, kenyataannya tidak bisa dipasarkan. Hanya 27.000 kupon dari 1.600.000 kupon yang berhasil Ponzi pasarkan. Dengan segala cara, Ponzi tetap berusaha meyakinkan nasabahnya bahwa kondisi tersebut bersifat sementara sampai negara federal menentukan bahwa skema bisnis Ponzi adalah penipuan besar. Ponzi akhirnya masuk penjara karena tidak bisa membuktikan bahwa bisnisnya akan dapat membayar semua kauntungan dari nasabahnya. SKEMA PIRAMYDAL, SKEMA PONZI LAINNYA Apa itu skema piramydal ? Skema ini sebenarnya hanya mengubah sedikit dari skema Ponzi, hanya sedikit lebih "terstruktur". Member yang baru bergabung akan membayar sejumlah uang, dimana sebagiannya akan langsung disalurkan kepada sponsornya atau uplinenya. Skema ini kemudian dikenal dengan skema matrix yang pembagian distribusi pembayarannya dibatasi sampai level jaringan tertentu. Pengelola biasanya mengatur pola distribusi sesuai jenjang dalam pola matrixnya, sesuai level dalam jaringan. Persentase yang didistribusikan umumnya bervariasi sekitar 50% dari harga produk yang ditawarkan. Misalnya yang didistribusikan kepada sponsor adalah 10% untuk level 1, 7% untuk evel 2, dan seterusnya. Apa yang bisa kita lihat dari skema ini ? Harga produk yang sebenarnya adalah kurang dari setengahnya, bahkan mungkin hanya sebesar 20%. Skema ini adalah skema yang digunakan dalam system Multilevel Marketing (MLM). Alasan perusahaan adalah bahwa pembagian keuntungan tersebut tidak lain dari biaya yang seharusnya dikeluarkan oleh perusahaan jika produk mereka dipasarkan secara offline, yaitu biaya manajemen, pemasaran, dan pendistribusian barang. Dengan system MLM, perusahaan hanya butuh 1 kantor dan 1 gudang (selain pabriknya sendiri tentunya). Bagaimana dengan bisnis investasi ? Jelas, jika suatu bisnis investasi menggunakan skema piramydal, bisnis itu sebenarnya juga melakukan sistem ponzi, hanya saja mungkin mekanisme distribusi pembayarannya dilakukan langsung oleh system. Bedanya, piramidal "mewajibkan" membernya untuk merekrut member lain, sedangkan skema ponzi tidak perlu mensyaratkan merekrut afiliasi / downline, yang penting jumlah pendaftar terus meningkat agar dapat terus membayar profit member lama. Bisnis investasi yang jelas-jelas menggunakan sistem piramidal adalah arisan berantai yang pada pertengahan tahun 90-an ramai dilakukan orang2 Italia. Sampai sekarangpun skema ini masih dilakukan di Indonesia, dengan embel-embel "keikhlasan saling membantu" atau membeli dan menjual kembali (reseller) ebook yang sebenarnya tidak bernilai, dengan menggunakan label beberapa Bank lokal, bahkan dengan hadiah perjalanan ibadah, dan modus-modus marketing lainnya. HYIP = HIGH YIELD INVESTMENT PROGRAM ? HYIP adalah sebuah program bisnis investasi online yang menawarkan return (gross profit) yang tinggi, biasanya di atas 2% perhari dan dalam waktu yang pendek. Bahkan ada pula yang menawarkan return sampai 7%/hari. Mari kita telaah dengan sebuah perbandingan. Misalnya bisnis retail. Rata-rata profit produk retail adalah sekitar 10%-20% (nilai returnnya 110% - 120%). Jika produk itu dapat terjual secara penuh setiap hari, maka nilai profit usaha adalah 300%-600% (nilai return 400%-700%) dalam sebulan. Luar biasa bukan ? Apakah bisa terjadi ? Tentu saja bisa jika jumlah produk yang dijual sama dengan jumlah pendatang yang membeli (=customer aktiv). Jadi, kejadian seperti ini batasannya sangat jelas, yaitu dalam jumlah yang sangat terbatas. Jika produk yang dijual sangat banyak, misalnya ribuan unit, maka persentase net profitnya tentu akan sangat berkurang. Dengan kata lain, mungkin rata-rata 1 unit produk akan terjual dalam beberapa hari, mungkin hanya 2 atau 3 kali dalam sebulan. Artinya rata-rata profit perunit akan menjadi hanya 20% sampai 60% sebulan, bahkan lebih sedikit dari itu. Sebuah HYIP yang menawarkan 3%/hari dengan masa aktiv 90 hari misalnya, maka nilai total returnnya adalah 270%/90 hari atau net profitnya sebesar 170%/90 hari (= 56.7%/bulan). Sungguh suatu nilai profit yang sangat besar sehingga dinamakan HIGH YIELD (HASIL BESAR). Dengan demikian, walaupun suatu bisnis online menyertakan suatu produk dalam system investasinya, selama jumlah penjualan barangnya sedikit (dalam hal ini adalah yang dibeli oleh para investor, misalnya advertising package), perusahaan dapat menjualnya dengan mudah pada customer, sehingga investor akan mendapatkan profitnya sesuai dengan yang dijanjikan perusahaan. Tapi jika jumlah investor semakin banyak, sedangkan kemampuan perusahan untuk mendistribusikan produknya pada customer (pengguna), yang terjadi adalah akan datang saatnya dimana perusahaan tidak lagi mampu untuk membayar profit para investor. Sehingga perusahaan akan semakin tergantung pada investasi baru yang masuk dan yang akan bermain disini semakin lama akan semakin mengarah pada skema Ponzi, dimana investor / investasi baru membayar profit investor / investasi lama. BAGAIMANA JIKA DANA INVESTOR DIGUNAKAN DALAM TRADING ? Sepanjang yang saya tahu, sebuah lembaga pelaksana trading hanya akan "menjanjikan" profit sebesar 50% dalam satu bulan. Tapi tentu saja nilai peluang dalam jangka panjang adalah kecil karena banyak faktor external yang mempengaruhinya. Mungkin anda pernah melakukan trading dan meraup keuntungan ratusan persen dalam kurun waktu 2-3 bulan. Saya hanya dapat mengatakan bahwa ANDA SEDANG DALAM KEADAAN BERUNTUNG. Karena jika trading dapat secara konsisten memberikan keuntungan seperti itu, tidak ada lagi bisnis online yang laku saat ini. Silahkan anda secara konsisten melakukan trading selama 1 atau 2 tahun tanpa henti, mungkin anda akan menjadi Miliyuner mendadak atau anda akan bangkrut sebangkrut bangkrutnya. ================================================================== Dalam hal ini saya tidak bermaksud membahas sebuah Bisnis Online secara spesifik. Hanya memberikan sedikit gambaran bagaimana sebuah bisnis investasi dapat dipandang layak untuk dapat diikuti dari sisi kenormalan pembagian keuntungannya. Tentu saja banyak faktor lain yang berpengaruh, sebagaimana layaknya sebuah bisnis. Kredibiltas owner, perusahaan, lokasi usaha, variabilitas unit usaha, dan lain sebagainya turut menjadi bagian yang cukup menentukan. Silahkan anda renungkan bisnis online yang sekarang sedang anda jalankan dan lakukan langkah terbaik agar uang anda bisa menghasilkan keuntungan besar dan investasi anda selamat. Sebuah bisnis online investasi yang baik akan terus memperbaiki system usahanya agar tetap dapat memberikan keuntungan bagi investornya, bukan sekedar memberikan "gula-gula" agar terus didatangi semut.

TIPS Memilih BO

Saya ingin berbagi tips dalam memilih Bisnis Online sebagai sandaran bagi penghasilan tambahan. Singkat saja. Dalam memilih carilah informasi-informasi penting sebagai pertimbangan : Sudah berapa lama BO tersebut aktiv ? Siapa owner atau perusahaan pengelolanya ? Kegiatan bisnis apa yang dijalankan perusahaannya ? Bagaimana laporan kemanan BO tersebut ? Bagaimana laporan-laporan dari para pelaku ? Bagaimana sistem operasionalnya ? Berapa persen profit / ROI (Return of Investment) yang ditawarkan ? Kapan BEP (Break Event Point) dapat segera dicapai ? Aktivasi BO penting sebagai pertimbangan. Jika BO tersebut sudah lebih dari 1 tahun, kita bisa lebih tenang untuk bergabung. Jika baru 6 bulan atau bahkan kurang dari itu, kita harus lihat dulu informasi lainnya. Siapa yang ada dibalik BO tersebut memudahkan kita untuk mencari tahu sejarah owner atau perusahaannya. Kita bisa lakukan searching melalui google dengan mengetikkan nama owner atau perusahaannya. Mungkin ada orang lain yang sama namanya, tapi kita bisa melihat hubungannya dengan perusahaan atau BO nya. Jika catatan sejarahnya baik, bolehlah jadi patokan bahwa program yang akan kita pilih akan berjalan dengan baik. Aktivitas binis terkait dengan BO tersebut juga sangat penting. Pastikan bahwa perusahaan itu memiliki kegiatan bisnis lain yang syah dan mendukung, karena ada juga beberapa BO investasi yang mengalokasikan dana membernya di bisnis perjudian, casino, judi bola, dlsb. Kebanyakan BO dengan latar belakang "hanya" advertising, sistem pembayarannya akan sangat tergantung pada perkembangan purchasing member. Dalam hal ini skema ponzi (lihat artikel mengenai Sustainability Bisnis Online dan Ponzi) akan lebih berperan pada BO tersebut. Akan tetapi, untuk program investasi dengan latar belakang Trading, dapat dipastikan bahwa pembayaran profit lebih besar berasal dari hasil trading tersebut, apalagi jika sistem sharingnya fluktuatif. Keamanan BO bisa kita dapatkan di scam adviser (http://www.scamadviser.com/). Walaupun disinyalir website ini dipengaruhi oleh laporan para owner BO yang bersangkutan, tapi kita masih dapat menilai alasan-alasan dari penjelasannya. Kemanan BO juga bisa ditentukan dari penggunaan aplikasi anti hack, anti DDOS, dll. Hal ini sebagai jaminan bahwa akun kita bisa lebih terjamin dari kemungkinan hacking. Laporan para pelaku BO tersebut bisa kita dapatkan di berbagai situs HYIP monitor atau di group-group Facebook komunitas BO tersebut. Melalui HYIP monitor, kita bisa melihat bagaimana kelancaran pembayaran profitnya dan sudah berapa lama monitoring dilakukan. Jangan hanya melihat laporan di satu situs monitoring saja, lakukanlah di 3 atau 4 situs monitoring untuk memperkuat data. Ada juga situs yang memberikan laporan berupa rekaman laporan dari berbagai HYIP monitor. Sistem Operasional wajib kita pelajari. Hal ini untuk menjamin bahwa kita mampu menjalankannya. Jika kita tidak memahami sistemnya kita harus cari informasi dulu sengan baik, sehingga ketika kita sudah mulai menjalankannya tidak akan terjadi kesalahan langkah yang bisa menyulitkan kita sendiri. ROI / Profit yang ditawarkan sebaiknya dipilih yang realistis. Dengan latar belakang bisnis advertising, ROI 2%/hari adalah "cukup banyak", lebih dari itu adalah tawaran yang "luar biasa". Tapi tawaran ROI 7%-10%/hari untuk investasi di bisnis trading/forex mungkin masih terbilang normal jika kita tahu persis bahwa team tradernya cukup banyak. Dalam hal ini, jika terdapat tawaran available daily compound (dapat melakukan compound setiap hari), masa aktiv yang ditawarkan menjadi tidak berpengaruh karena yang akan bermain dalam perhitungan adalah daily earning. Maka dari itu, lebih baik memilih BO dengan ROI yang lebih kecil karena akan lebih terjamin keberlanjutannya. BEP, Break Event Point atau waktu balik modal harus kita perhatikan dengan baik. Untuk skema dengan daily compound, sebaiknya buatlah simulasi perhitungan (menggunakan Microsoft Excell) jika mampu. Sangat disarankan untuk program baru atau dengan ROI yang tinggi untuk mendahulukan pencapaian BEP, kecuali informasi lainnya sangat mendukung dalam menentukan apakah BO tersebut bisa bertahan lama atau tidak.